‏إظهار الرسائل ذات التسميات Motivasi. إظهار كافة الرسائل
‏إظهار الرسائل ذات التسميات Motivasi. إظهار كافة الرسائل

الأحد، 19 يناير 2025

Kemarin yang Membekas, Perjuangan di Tengah Keputusan (6)

 


Kelanjutan Cerita (Part 3):

Kegiatan-kegiatan komunitas Pramuka mandiri mulai menarik perhatian. Suatu hari, aku dikejutkan oleh kunjungan seorang tamu tak terduga. Pak Rahmat, seorang pengawas pendidikan dari kabupaten, datang ke lapangan tempat kami berkegiatan.

"kak Ifa, saya mendengar banyak hal baik tentang komunitas ini," katanya sambil menyalami tanganku. "Apa saya boleh melihat langsung kegiatan kalian hari ini?"

Aku sedikit gugup, tetapi juga bangga. "Tentu, Pak. Silakan bergabung," jawabku sambil mempersilakan beliau untuk melihat anak-anak yang sedang berlatih pionering.

Pak Rahmat mengamati dengan saksama. Ia tersenyum melihat Aldi memberikan instruksi dengan suara lantang, memimpin timnya menyelesaikan menara sederhana dari bambu. "Luar biasa," gumamnya. "Saya kira, keputusan itu akan mematikan semangat Pramuka. Tapi ternyata, Anda membuktikan sebaliknya."

Aku tersenyum kecil. "Semangat mereka yang membuat ini semua mungkin, Pak. Saya hanya mencoba menjaga agar api itu tidak padam."

Pak Rahmat mengangguk pelan. "Saya akan berbicara dengan beberapa pihak. Mungkin komunitas seperti ini bisa menjadi model untuk daerah lain. Saya yakin, Pramuka tetap relevan di mana pun."

Setelah Pak Rahmat pergi, aku merasa harapan baru mulai muncul. Dukungan kecil seperti itu memberikan keyakinan bahwa perjuangan ini tidak sia-sia. Anak-anak, orang tua, bahkan pihak-pihak yang dulu ragu, kini mulai melihat bahwa Pramuka lebih dari sekadar kegiatan—ia adalah jiwa yang menyatukan kita.

Hari itu, aku berdiri di depan anak-anak, melihat mereka bekerja sama, belajar, dan tumbuh. Dalam hati, aku berbisik, "Kemarin adalah pelajaran, hari ini adalah perjuangan, dan esok adalah harapan."

 

الأحد، 22 مارس 2015

Tips agar wanita lebih cantik dan menarik



Anda ingin ??

# Jadikanlah Ghadhdul Bashar (menundukkan pandangan) sebagai "hiasan mata" anda, nescaya akan semakin bening dan jernih.

Allah berfirman : “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya" (QS. 24 : 30-31)

Kecantikan Seorang Wanita

Mungkin pada sepasang matanya yang hening yang selalu menjeling tajam atau yang kadang kala malu-malu memberikan kerlingan manja. Boleh jadi pada bibirnya yang tak jemu-jemu menyerlahkan senyuman manis, atau yang sekali-sekala memberikan kucupan mesra di dahi umi juga, ayah, suami dan pipi munggil anak-anak. Atau mungkin juga pada hilai tawanya yang gemersik dan suara manjanya yang boleh melembut sekaligus melembutkan perasaan.

Mewujudkan Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah


Untuk mewujudkan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah perlu melalui proses yang panjang dan pengorbanan yang besar, di antaranya:

1. Pilih pasangan yang shaleh atau shalehah yang taat menjalankan perintah Allah dan sunnah Rasulullah SWT.

2. Pilihlah pasangan dengan mengutamakan keimanan dan ketaqwaannya dari pada kecantikannya, kekayaannya, kedudukannya.

3. Pilihlah pasangan keturunan keluarga yang terjaga kehormatan dan nasabnya.

4. Niatkan saat menikah untuk beribadah kepada Allah SWT dan untuk menghidari hubungan yang dilaran Allah SWT

5. Suami berusaha menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami dengan dorongan iman, cinta, dan ibadah. Seperti memberi nafkah, memberi keamanan, memberikan didikan islami pada anak istrinya, memberikan sandang pangan, papan yang halal, menjadi pemimpin keluarga yang mampu mengajak anggota keluaganya menuju ridha Allah dan surga -Nya serta dapat menyelamatkan anggota keluarganya dario siksa api neraka.

6. Istri berusaha menjalankan kewajibann ya sebagai istri dengan dorongan ibadah dan berharap ridha Allah semata. Seperti melayani suami, mendidik putra-putrinya tentan agama islam dan ilmu pengetahuan, mendidik mereka dengan akhlak yang mulia, menjaga kehormatan keluarga, memelihara harta suaminya, dan membahagiakan suaminya. Baca selanjutnya!!!

الاثنين، 16 مارس 2015

Nara Karya 2

      Pramuka siaga merupakan sebutan bagi anggota pramuka yang berusia antara 7 hingga 10 tahun. Penggunaan kata ‘siaga’ sendiri diambil dari romantisme sejarah perjuangan bangsa Indonesia di mana tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia, ditandai dengan lahirnya Boedi Oetomo pada tahun 1908 menjadi pertanda rakyat Indonesia tengah '”menyiagakan” diri untuk mencapai kemerdekaan.

Kode Kehormatan Siaga

Sebagaimana golongan lainnya yang memiliki kode kehormatan berupa janji (satya) dan ketentuan moral (darma), pramuka siaga pun memilikinya. Janji seorang pramuka siaga disebut dengan ‘Dwisatya’ sedangkan ketentuan moralnya dinamakan "’Dwi Darma’.
Kode kehormatan sendiri merupakan serangkaian ketentuan dasar yang harus dilaksanakan setiap anggota Pramuka dalam bertingkah laku sehari-hari. Kode kehormatan untuk pramuka siaga terdiri atas Dwisatya dan Dwidarma yang bunyinya sebagai berikut:
Dwisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
  • menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
  • setiap hari berbuat kebaikan.
Dwidarma
  1. Siaga berbakti pada ayah dan ibundanya.
  2. Siaga berani dan tidak putus asa
Beberapa Dokumen agenda latihan pramuka siaga bersama bunda ifa:








الأربعاء، 25 فبراير 2015

Scout's the Time's

Betapa pentingnya waktu sehingga dalam hal ini sangat di perlukan untuk menanamkanya sejak mulai dini. sehingga penanaman karakter disiplin waktu akan dapat menjadi kristal dalam perseorangan generasi penerus bangsa ini, sebagaimana kita ketahui akan definisi dari disiplin adalah kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu sistem yang mengharuskanorang untuk tunduk kepada keputusan, perintah dan peraturan yang berlaku. Dengan kata lain, disiplin adalah sikap mentaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkantanpa pamrih.
         Dalam ajaran Islam banyak ayat Al Qur’an dan Hadist yang memerintahkan disiplin dalam artiketaatan pada peraturan yang telah ditetapkan, antara lain surat An Nisa ayat 59:
“Hai orang-orang yang beriman, taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kepada rasul-Nya dan kepada Ulil Amri dari (kalangan) kamu …” (An Nisa: 59)
                   Disiplin adalah kunci sukses, sebab dalam disiplin akan tumbuhsifat yang teguh dalam memegang prinsip, tekun dalam usaha maupun belajar, pantang mundur dalam kebenaran, dan rela berkorban untuk kepentingan agama dan jauh darisifat putus asa. Perlu kita sadari bahwa betapa pentingnya disiplindan betapa besar pengaruh kedisiplinan dalam kehidupan, baikdalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa maupun kehidupan bernegara.

Disiplin dalam penggunaan waktu
Disiplin dalam penggunaan waktu perlu diperhatikan dengan seksama. Waktu yang sudah berlalu tak mungkin dapat kembali lagi. Demikian pentingnya waktu sehingga berbagai bangsa menyatakan penghargan terhadap waktu. Orang Inggris mengatakan Time is money (waktu adalah uang), peribahasa Arab mengatakan”
(waktu adalah pedang) atau waktu adalah peluang emas, dan kita orang Indonesia mengatakan:‘’sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tak berguna’’.
             Tak dapat dipungkiri bahwa orang-orang yang berhasil mencapai sukses dalam hidupnya adalah orang-orang yang hidup teratur dan berdisiplin dalam memanfaatkan waktunya. Disiplin tidak akan datang dengan sendirinya, akan tetapi melalui latihan yang ketat dalam kehidupan pribadinya.

Ada empat cara agar kita tidak menjadi orang-orang yang melalaikan waktu, antara lain: (1)beriman, (2) beramal saleh, (3) saling berwasiat dalam kebenaran, (4) saling berwasiat dalam kesabaran.
Inilah yang dijelaskan dalam ayat terakhir surat Al-Ashr. ‘’Illal ladziina amanu wa’amilushshaalihaati watawaahau bish shabr, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan menasihat-menasihati supaya menaati kebenaran serta menasihat-menasihati supaya tetap dalam kesabaran.’’

Demikian semoga bermanfaat.......... Sallam Pramuka!!!!!!!!!!!!!!!!!

الاثنين، 3 ديسمبر 2012

Berfikir yg Baik

         Sering kali manusia dalam berfikir selalu jarang bisa berfikir yg positif padahal jika manusia menyadari bahwa jika kita bisa berfikir yang baik maka hal yang baik juga akan dapat datang pada kita, maka dari itu di dalam agama para manusia di anjurkan dapat memiliki keyakinan dalam memahami peta tuhan dalam menunjukkan garis yang telah di alurkan untuk para makhluknya, di mana dapat kita ketahui definisi berfikir adalah:

Dari Ruang Kelas Menuju Indonesia Berdaulat: Ketika Guru, Teknologi, dan Kecerdasan Artifisial Menjadi Mitra Pembelajaran Berkarakter

Pendahuluan Indonesia sedang memasuki babak baru dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, terutama hadirnya...