الأحد، 19 يناير 2025

Kemarin yang Membekas, Perjuangan di Tengah Keputusan (3)

 


Kemarin memang meninggalkan luka, tetapi aku percaya, luka itu adalah bagian dari perjalanan. Pramuka adalah tentang keberanian menghadapi tantangan, dan ini adalah tantanganku. Dengan atau tanpa keputusan Menteri, aku akan terus berdiri untuk mereka yang membutuhkan tempat untuk belajar dan bermimpi.

Angin malam membawa aroma tanah basah. Aku menatap langit yang dipenuhi bintang. Dalam hati, aku berjanji, api semangat ini tidak akan padam. Karena seperti yang selalu kami ucapkan dalam janji kami, "Pramuka itu abadi, selama ada jiwa yang ingin berbakti."

ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق

Naik ke Langit, Turun ke Hati: Isra Mi’raj dan Kekuatan Iman di Era Informasi Tanpa Bata

   Oleh: Ifa Ratnasari,S.Sos.I,S.E,M.Pd,Gr      Di zaman yang penuh dengan arus informasi tanpa batas, manusia seakan hidup di antara jutaan...