Minggu, 29 Desember 2013

usia-Q 23 Thn

         23 Tahun tentu angka yang spesial di tahun 2013. Harapan dan impian yang harus terbarukan ditengah sebagaian pencapaian dari impian kecil-Q. Kemarin di 6 Thn yang lalu Q sangat bermimpi,,,,,, menjadi mahasiswa kuliya menjadi sarjana muda bisa mengamalkan ilmu,,,, dengan banyak kegiatan yang tentunya positif, yang menjadikan aku punya banyak teman dan bisa punya relasi disegala sektor,,,,, mewujudkan impian Bunda untuk melihat putrinya yang nantinya berseragam mengenakan baret. 
            Sebagian dari itu sudah Q wujudkan, kini aku memiliki gelar Sarjana Sosial islam. dari jurusan yang memang dahulu aku impikan masuk di manajemen, Alhamdulillah itu sudah aku dapatkan. kini tinggal bagaimana aku menggunakanya, kegiatan Pramuka yang aku sukai,,,, kini aku bisa mengamalkan ilmu tentangnya,,,,,, 
             Trimakasih Ya Alloh,,, engkau begitu indah menata alur impian-Q,,,,, kini satu hal untuk-Q bisa mewujudkan dan menyempurnakan agama-Q yakni menikah, menikah dengan laki-laki yang sholeh,,, jujur,,,, sabar,,,, bijaksana,,,, yang lemah lembut,,,, yang berbudi pengertian,,,,,,, yang bertanggung jawab,,,,, tentu itu merupakan harapan setiap perempuan,,,,,,,,
             

Minggu, 22 Desember 2013

BUNDA


Ibu...
kau membingbingku selama satu tahun
kau begitu baik padaku waluapun aku sukamarah-marah

Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu
tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku

Kamis, 19 Desember 2013

my family

MY - FAMILY
 
Senyuman ibunda gelak tawa ayahnda
Senda gurau pengubah duka
Kasih yang di curah ikatan terbina
Wujudlah keluarga bahagia
Ooo bahagia

Luasnya kasihmu kepada diriku
Umpama lautan membiru
Kumohon padamu
Wahai Tuhan yang satu
Balas segala bakti mereka
Ayah bundaku

Oh jasamu (ayahku)
Baktimu (ibundaku)
Berkorban menjalin kejayaan

Berjanji (padamu)
Oh ayah dan ibu….. 
segala hasratmu

Senyuman ibunda gelak tawa ayahnda
Senda gurau pengubah duka
Kasih yang di curah ikatan terbina
Wujudlah keluarga bahagia
Oo bahagia

marilah semua
mengingati jasanya
mendidik dan mengasuh kita
di waktu kita kecil, remaja, dan dewasa
doakan sejahtera
biar hidup aman dan bahagia

sejernih embun pagi setulus kasih murni
tiada balasan yang di tentang
keridhoan Alloh keredhoaan kita
Kasih mereka bawa ke surga

Senyuman ibunda gelak tawa ayahnda
Senda gurau pengubah duka
Kasih yang di curah ikatan terbina
Wujudlah keluarga bahagia
bahagia

Kumohon padamu wahai Tuhan yang satu
Balas segala bakti mereka
Ayah bundaku

Selasa, 17 Desember 2013

MEMULIAKAN (MENGHORMATI) TETANGGA



BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Dalam kehidupan sosial kita tidak akan lepas dari dari ketiga unsur ini, yaitu tentang tamu, tetangga dan mengasihi para dhuafa. Maka dengan tiga masalah ini, kami sedikit menguraikan bagaimana cara kita untuk mengabdikan diri kepada sang Khalik dengan cara, menghormati, mengasihi, menyayangi, mengutamakan mereka, agar supaya pengabdian ini benar-benar diterima di sisiNya. Karena dalam suatu hadist di sebutkan “Barang siapa yang tidak memenuhi undangan maka ia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari), “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya tidak menyakiti tetangganya” Dalam hadist lagi diterangkan, Seorang bertanya kepada Nabi Saw, “Islam yang bagaimana yang baik?” Nabi Saw menjawab, “Membagi makanan (kepada fakir-miskin) dan memberi salam kepada yang dia kenal dan yang tidak dikenalnya.” (HR. Bukhari), dan lagi Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling cinta kasih dan belas kasih seperti satu tubuh. Apabila kepala mengeluh (pusing) maka seluruh tubuh tidak bisa tidur dan demam. (HR. Muslim). Dengan latar belakang tersebut kami disini menyuguhkan tentang bagaimana cara menggapai ketiga masalah tersebut, sehingga atas dorongan Dosen terwujudlah apa yang ada di tangan anda ini, semoga ada manfaat dan gunanya.
A.    RUMUSAN MASALAH
1.      Bagaimana matan dan terjemahan dari hadis yang terdapat pada kitab dalillul falikhin?
2.      Sebutkan 3-5 mufrodat dan jelaskan?
3.      Jelaskan secara singkat
a.       Bil riwayah (Naqli)?
b.      Bil ru’yah (Akal)?

PUASA ASYURA


A.    LATAR BELAKANG
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendorong kita untuk banyak melakukan puasa pada bulan tersebut sebagaimana sabdanya:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163)
Dari hadits di atas, Ibnu Rojab rahimahullah mengatakan, “Hadits ini dengan tegas mengatakan bahwa seutama-utamanya puasa sunnah setelah puasa di bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, Muharram.” Beliau rahimahullah juga mengatakan bahwa puasa di bulan Muharram adalah seutama-utamanya puasa sunnah muthlaq. (Latho’if Ma’arif, hal. 36)[1].
An Nawawi menjelaskan, “Para ulama bersepakat bahwa hukum berpuasa pada hari ‘Asyura adalah sunnah dan bukan wajib. Namun mereka berselisih mengenai hukum puasa ‘Asyura di awal-awal Islam yaitu ketika disyariatkannya puasa Asyura sebelum puasa Ramadhan. Menurut Imam Abu Hanifah, hukum puasa Asyura di awal-awal Islam adalah wajib. Sedangkan dalam Syafi’iyah ada dua pendapat yang masyhur. Yang paling masyhur, yang menyatakan bahwa hukum puasa Asyura semenjak disyariatkan adalah sunnah dan puasa tersebut sama sekali tidak wajib. Namun dulu, puasa Asyura sangat-sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Ketika puasa Ramadhan disyariatkan, hukum puasa Asyura masih dianjurkan namun tidak seperti pertama kalinya. Pendapat kedua dari Syafi’iyah adalah yang menyatakan hukum puasa Asyura di awal Islam itu wajib dan pendapat kedua ini sama dengan pendapat Abu Hanifah.” (Syarh Shohih Muslim, 4/114)
Yang jelas, hukum puasa ‘Asyura saat ini adalah sunnah dan bukanlah wajib. Namun, hendaklah kaum muslimin tidak meninggalkan amalan yang sangat utama ini, apalagi melihat ganjaran yang begitu melimpah. Juga ada ganjaran lain yang dapat kita lihat yang ditujukan bagi orang yang gemar melakukan amalan sunnah, sebagaimana disebutkan dalam hadits qudsi berikut ini.
وَمَا يَزَالُ عَبْدِى يَتَقَرَّبُ إِلَىَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِى يَسْمَعُ بِهِ ، وَبَصَرَهُ الَّذِى يُبْصِرُ بِهِ ، وَيَدَهُ الَّتِى يَبْطُشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِى يَمْشِى بِهَا ، وَإِنْ سَأَلَنِى لأُعْطِيَنَّهُ ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِى لأُعِيذَنَّهُ
“Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, memberi petunjuk pada tangannya yang ia gunakan untuk memegang, memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya.” (HR. Bukhari no. 2506).
     B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Bagaimana matan dan terjemahan dari hadis yang terdapat pada kitab siyamu bab puasa asyura?
2.      Sebutkan 3 mufrodat dan jelaskan?
3.      Jelaskan secara singkat
a.       Bil riwayah (Naqli)?
b.      Bil ru’yah (Akal)?


Senin, 16 Desember 2013

Usia-Q yg ke-23 Thn



23
 Thn adalah angka yang fantastis yang spesial aku dapatkan dari tuhan, alhamdulillah ya Rob..... harapan, cita, dan cinta akan terbarukan di 23 Thn ini.
Skripsi yg terbengkalai harus segera fokus lagi,,,,, semangat ifa ratnasari pasti bisa,,,,, ijin dan restu keluarga sudah ada Alhamdulillah semoga Alloh senantiasa meridhoi taaruf-Q  yang imsaalloh akan menjadi imam dalam keluarga kecil-Q bersama dgn amanah2 yg Alloh berikan esok untuk-Q,,,,,,,

            H
Arapan demi harapan cita cinta dan masa depan ingin Q rangkai seindah bahtera keluarga rosululloh Muhammad SAW. Dgn istrinya,,,,

A
ku ingin menjadi istri yang sholihah untuk suami-Q dan bunda yg hebat buat Putra Putri-Q esok,,,,,, Q ingin putra putri-Q esok menjadi putra dan putri yang soleh dan sholihah, q ingin menjaga, mendidik amah Alloh dgn baik agar berguna buat semua masyarakat. Q ingin memiliki anak yang pintar dan cerdas agar bisa menjadi: penghafal Al- Qur’an supaya bisa menjadi benteng di dalam agama Alloh SWT, Q ingin memiliki anak yang menguasai interpreuner yang sukses agar esok bisa meneruskan dan kerja sama dengan ayahnya, dan Q ingin punya  anak yang pandai agar besok bisa menguasai dunia medis untuk menjadi dokter khusus kandungan agar anak-Q besok bisa menjadi perpanjangan tuhan dalam membantu para IBU dalam memperjuangkan para generasi bangsa agar selamat dan bisa sama-sama berjuang untuk indonesia dan islam. Dan yang terakhir aku ingin putra atau putri-Q besok ada yang menjadi generasi penerus bangsa pahlawan yang tanpa ada pamrih menerima jasa yankni menjadi tenaga pendidik dan bisa meneruskan cita-cita bundanya memiliki dan menjadi penerus yayasan Cahaya Pelangi, untuk masa depan yang lebih baik dan mengajarkan pendidikan karakter serta mental yang tangguh seperti kesatria untuk bisa bertahan di dunia dan berjuang di jalan Alloh SWT.