Tampilkan postingan dengan label keren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keren. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Agustus 2025

Prestasi Gemilang! Inilah Juara Umum Putra dan Putri Pesta Siaga Cabang Sidoarjo 2025

Sidoarjo, 10 Agustus 2025 – Gelaran Pesta Siaga Cabang Sidoarjo 2025 di SMPN 2 Sidoarjo berlangsung meriah dan penuh semangat. Ribuan Pramuka Siaga dari seluruh Kwartir Ranting se-Kabupaten Sidoarjo berkumpul untuk menunjukkan bakat, keterampilan, dan kreativitas mereka di ajang bergengsi ini. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Pramuka ke-64 dengan mengusung tema “Siaga Kreatif Berprestasi.”


Tahun ini, partisipasi peserta melampaui target yang direncanakan. Sebanyak 154 barung ikut bersaing dalam empat cabang lomba: Menggambar Batik Udang Bandeng, Menjahit Tunas Kelapa, Menyajikan Isi Piringku, dan Menghias Layang-Layang. Seluruh lomba berlangsung seru, diwarnai semangat pantang menyerah dari para peserta yang ingin memberikan penampilan terbaiknya.



Puncak acara menjadi momen yang paling ditunggu, yakni pengumuman Juara Umum Putra dan Putri. Berdasarkan rekapitulasi nilai dari semua cabang lomba, para pemenang resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sidoarjo Nomor 39 Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pesta Siaga Cabang Sidoarjo 2025, Kak Ifa Ratnasari, S.Sos.I, S.E, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, khususnya para juara umum. “Juara umum bukan hanya gelar, tetapi bukti nyata kerja keras, kekompakan, dan kreativitas yang luar biasa. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang, baik peserta, pembina, maupun panitia, juga sponshorship terutama kwarcab sidoarjo ,” ujarnya penuh semangat.



Untuk Kategori Putra, Juara I di raih oleh no peserta 69 barung putih dari sdn cemengkalang kwarran sidoarjo, Juara II dari sdn keboan anom, dan Juara III dari sdn kepuh kiriman 1, berhasil diraih oleh barung-barung terbaik yang tampil konsisten di setiap cabang lomba. Mereka menunjukkan keterampilan teknis, ketelitian, dan kekompakan yang memukau dewan juri.

Di Kategori Putri, Juara I di raih oleh no peserta 06 barung putih  dari sdn kepuhkiriman 1 kwarran waru, Juara II dari sdn tropodo, , dan Juara III dari mi sunan ampel juga menorehkan prestasi yang mengesankan. Kreativitas, kerapian, serta kemampuan mengolah ide menjadi karya yang indah menjadi kunci keberhasilan mereka.



Para juara pulang dengan membawa piala, piagam, dan kebanggaan yang tak ternilai. Namun, lebih dari itu, mereka membawa pengalaman berharga dan semangat baru untuk terus berprestasi.

Pesta Siaga Cabang Sidoarjo 2025 membuktikan bahwa ajang ini bukan hanya kompetisi, melainkan sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa percaya diri, dan mengasah keterampilan generasi muda. Dengan semangat Dasa Dharma dan Tri Satya, para Pramuka Siaga siap melangkah lebih maju, meraih mimpi, dan menjadi kebanggaan daerah.

Selamat kepada seluruh Juara Umum Putra dan Putri Pesta Siaga Cabang Sidoarjo 2025! Teruslah berjuang dan jadilah teladan bagi teman-teman lainnya. Sampai jumpa di Pesta Siaga tahun depan dengan prestasi yang lebih gemilang!  

 Read: Ifa Ratnasari,S.Sos.I,S.E Andalan Bina Muda golongan Siaga Putri Kwarcab Sidoarjo

Minggu, 19 Januari 2025

Kemarin yang Membekas, Perjuangan di Tengah Keputusan (6)

 


Kelanjutan Cerita (Part 3):

Kegiatan-kegiatan komunitas Pramuka mandiri mulai menarik perhatian. Suatu hari, aku dikejutkan oleh kunjungan seorang tamu tak terduga. Pak Rahmat, seorang pengawas pendidikan dari kabupaten, datang ke lapangan tempat kami berkegiatan.

"kak Ifa, saya mendengar banyak hal baik tentang komunitas ini," katanya sambil menyalami tanganku. "Apa saya boleh melihat langsung kegiatan kalian hari ini?"

Aku sedikit gugup, tetapi juga bangga. "Tentu, Pak. Silakan bergabung," jawabku sambil mempersilakan beliau untuk melihat anak-anak yang sedang berlatih pionering.

Pak Rahmat mengamati dengan saksama. Ia tersenyum melihat Aldi memberikan instruksi dengan suara lantang, memimpin timnya menyelesaikan menara sederhana dari bambu. "Luar biasa," gumamnya. "Saya kira, keputusan itu akan mematikan semangat Pramuka. Tapi ternyata, Anda membuktikan sebaliknya."

Aku tersenyum kecil. "Semangat mereka yang membuat ini semua mungkin, Pak. Saya hanya mencoba menjaga agar api itu tidak padam."

Pak Rahmat mengangguk pelan. "Saya akan berbicara dengan beberapa pihak. Mungkin komunitas seperti ini bisa menjadi model untuk daerah lain. Saya yakin, Pramuka tetap relevan di mana pun."

Setelah Pak Rahmat pergi, aku merasa harapan baru mulai muncul. Dukungan kecil seperti itu memberikan keyakinan bahwa perjuangan ini tidak sia-sia. Anak-anak, orang tua, bahkan pihak-pihak yang dulu ragu, kini mulai melihat bahwa Pramuka lebih dari sekadar kegiatan—ia adalah jiwa yang menyatukan kita.

Hari itu, aku berdiri di depan anak-anak, melihat mereka bekerja sama, belajar, dan tumbuh. Dalam hati, aku berbisik, "Kemarin adalah pelajaran, hari ini adalah perjuangan, dan esok adalah harapan."

 

Kamis, 21 Maret 2024

MENEJEMEN PENGELOLAAN AKTIVITAS SISWA DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER

  KESIMPULAN

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2014: Menurut peraturan ini, kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik di luar jam belajar, baik kegiatan intrakurikuler maupun kokurikuler. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan dan pengawasan satuan pendidikan[1]

Pedoman  khusus mengenai Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003.

salah satu ayat dalam Al-quran Surat Ar-ra’d /13:11[2] yang menjadikan dasar untuk senantiasa berusaha mengelola peserta didik untuk menjadi lebih baik dan berprestasi adalah sebagai berikut:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗۚ وَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ ۝١١

”Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri..."

Contoh strategi pengolahan siswa di kegiatan ekstrakurikuler di madrasah:

a.       Program Orientasi Ekstrakurikuler

b.      Pembentukan Klub atau Kelompok Ekstrakurikuler

c.       Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen

d.      Penyelenggaraan Lomba dan Kompetisi

e.       Kegiatan Pelayanan Masyarakat

f.        Mentoring dan Pembinaan

g.    Pembinaan Kreativitas 

Dari Ruang Kelas Menuju Indonesia Berdaulat: Ketika Guru, Teknologi, dan Kecerdasan Artifisial Menjadi Mitra Pembelajaran Berkarakter

Pendahuluan Indonesia sedang memasuki babak baru dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, terutama hadirnya...