Minggu, 26 Januari 2014

BAPAK yg HEBAT


D
iantara tanggung jawab besar yang jelas diperhatikan dan disoroti oleh Islam juga oleh penalaran logika, adalah tanggung jawab seorang kepala rumah tangga, yang bertanggung jawab untuk mendidik orang-orang yang berada di pundaknya, baik anak-anak yang merupakan amanah Alloh SWT maupun istri seorang bapak atau kepala rumah tangga memiliki kewajiban berupa tanggung jawab pengajaran, bimbingan dan pendidikan. Ini sesungguhnya bukan tanggung jawab kecil dan ringan, karena telah dituntut sejak seorang anak dilahirkan hingga ia mencapai usia remaja, bahkan sampai ia menginjak usia dewasa yang sempurna.

S
eorang pendidik, baik guru, ayah ibu, maupun tokoh masyarakat, ketika melaksanakan tanggung jawabnya secara sempurna, penuh dengan rasa amanat, kesungguhan serta sesuai dengan petunjuk Islam, maka sesungguhnya ia telah mengarahkan segala usahanya untuk membentuk individu yang penuh dengan kepribadian dan keistimewaan. Ia juga sesungguhnya telah ikut andil dalam membentuk keluarga saleh yang penuh dengan kepribadian dan keistimewaan diatas. Dengan demikian, baik disadari maupun tidak, ia telah ikut mengambil bagian penting dalam membangun masyarakat ideal. Inilah logika Islam dalam menciptakan kemaslahatan.
K
alau kita teliti ayat-ayat Al Qur'an Al Karim maupun hadis-hadis Rasulullah Saw. yang menganjurkan kepada para pendidik untuk melaksanakan tangggung jawab mereka dan memperingatkan mereka manakala melalaikan tanggung jawabnya itu.
Diantara ayat-ayat tersebut adalah sebagai berikut: 

Minggu, 29 Desember 2013

usia-Q 23 Thn

         23 Tahun tentu angka yang spesial di tahun 2013. Harapan dan impian yang harus terbarukan ditengah sebagaian pencapaian dari impian kecil-Q. Kemarin di 6 Thn yang lalu Q sangat bermimpi,,,,,, menjadi mahasiswa kuliya menjadi sarjana muda bisa mengamalkan ilmu,,,, dengan banyak kegiatan yang tentunya positif, yang menjadikan aku punya banyak teman dan bisa punya relasi disegala sektor,,,,, mewujudkan impian Bunda untuk melihat putrinya yang nantinya berseragam mengenakan baret. 
            Sebagian dari itu sudah Q wujudkan, kini aku memiliki gelar Sarjana Sosial islam. dari jurusan yang memang dahulu aku impikan masuk di manajemen, Alhamdulillah itu sudah aku dapatkan. kini tinggal bagaimana aku menggunakanya, kegiatan Pramuka yang aku sukai,,,, kini aku bisa mengamalkan ilmu tentangnya,,,,,, 
             Trimakasih Ya Alloh,,, engkau begitu indah menata alur impian-Q,,,,, kini satu hal untuk-Q bisa mewujudkan dan menyempurnakan agama-Q yakni menikah, menikah dengan laki-laki yang sholeh,,, jujur,,,, sabar,,,, bijaksana,,,, yang lemah lembut,,,, yang berbudi pengertian,,,,,,, yang bertanggung jawab,,,,, tentu itu merupakan harapan setiap perempuan,,,,,,,,
             

Dari Ruang Kelas Menuju Indonesia Berdaulat: Ketika Guru, Teknologi, dan Kecerdasan Artifisial Menjadi Mitra Pembelajaran Berkarakter

Pendahuluan Indonesia sedang memasuki babak baru dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, terutama hadirnya...